Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Melemah karena Fed mempertahankan suku
Thursday, 19 June 2025 04:43 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD diperdagangkan hampir datar setelah naik melewati angka 1,1500, menyusul keputusan Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Hal ini, bersama dengan komentar dari Presiden AS Donald Trump, mendorong Dolar, membatasi kenaikan Euro (EUR). Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan pada 1,1476, hampir tidak berubah.

Baru-baru ini, Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran 4,25%“4,50%, menegaskan kembali bahwa ekonomi berkembang pesat, dengan kondisi pasar tenaga kerja yang kuat. Bank sentral AS menegaskan kembali komitmennya untuk memantau risiko yang terkait dengan kedua sisi mandat gandanya dan mengonfirmasi rencana untuk lebih mengurangi kepemilikannya atas sekuritas Treasury.

Selain itu, pejabat Fed memperbarui proyeksi ekonomi mereka. Produk Domestik Bruto (PDB) direvisi turun, Tingkat Pengangguran hampir tidak terpengaruh, dan inflasi diperkirakan akan sedikit lebih tinggi. Mengenai kebijakan moneter, para pembuat kebijakan memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga menjelang akhir tahun.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa jika Iran ingin datang ke Gedung Putih, ia berkata, "Saya mungkin akan melakukannya."

Pada saat yang sama, Ketua Fed Jerome Powell bersikap agak netral, menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter "diposisikan dengan baik untuk menanggapi" guncangan eksternal seperti tarif atau risiko geopolitik.

Sebelumnya, Zona Euro (UE) mengungkapkan bahwa inflasi masih dalam target Bank Sentral Eropa (ECB), menurut data Mei. Sementara itu, beberapa pembicara ECB, yang dipimpin oleh Mario Centeno dan Fabio Panetta, menyatakan bahwa kelemahan ekonomi UE merupakan penyebab kekhawatiran yang lebih besar di dalam ECB, dan seiring waktu tampaknya tidak sesuai dengan target inflasi 2%.

Hal ini dapat membuka jalan bagi pemotongan tambahan oleh ECB, meskipun sebagian besar pejabat mendukung jeda dalam siklus pelonggaran bank sentral.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS